no comments

Arti Lirik Dan Terjemahan Lagu Astuti

Astuti adalah istilah yang sempat ngehits beberapa tahun lalu. Singkatan ini memiliki kepanjangan “asli tukang tipu” dan diciptakan untuk menggambarkan seseorang yang sudah hobinya untuk berkata bohong alias tidak bisa dipercaya. Sekian lama berlalu, istilah lama ini coba dipopulerkan kembali di jaman now lewat lagu berjudul “Astuti” yang dibawakan oleh Via Vallen.

Lirik lagunya sendiri agak ambigu. Sekedar informasi, pencipta lagu ini, Bayu G2B, menggunakan sudut pandang laki-laki dalam pembuatan liriknya. Nah, saat Via Vallen membawakannya, tidak semua bagian diubah ke sudut pandang wanita, sehingga makna liriknya menjadi sedikit membingungkan. Tapi pada dasarnya “Astuti” menceritakan tentang seseorang yang memiliki pasangan tukang tipu. Ia kesal dan kapok sudah pernah bersanding dengannya gegara (mantan) pasangannya itu mengingkari janjinya dan mencampakkannya begitu saja setelah menemukan orang lain yang lebih kaya harta.

Berikut ini terjemahan lirik lagu “Astuti” dan artinya dalam bahasa Indonesia. Versi teks yang digunakan adalah versi Via Vallen. Beberapa bagian terjemahan lagu mungkin mengalami perubahan atau penyesuaian untuk mempermudah pemahaman dari makna lirik yang bersangkutan. Beberapa versi video klip dapat disimak di bagian akhir artikel. Selamat bernyanyi!

mergo aku kalah rupo, aku kalah bondo
karena aku kalah wajah, aku kalah harta
saiki kowe lungo ninggalke awakku
sekarang kamu pergi meninggalkan diriku
ngopo kowe tego, jarene kowe setio
kenapa kamu tego, katanya kamu setia
jebul mung kecu, dasare astuti
ternyata hanya omong kosong, dasarnya astuti

mergo aku kalah rupo, aku kalah bondo
karena aku kalah wajah, aku kalah harta
saiki kowe lungo ninggalke awakku
sekarang kamu pergi meninggalkan diriku
ngopo kowe tego, jarene kowe setio
kenapa kamu tego, katanya kamu setia
jebul mung kecu, dasare astuti, asli tukang tipu
ternyata hanya omong kosong, dasarnya astuti, asli tukang tipu

wong lanang jaman saiki uwes podo pinter
pria jaman sekarang sudah pintar-pintar
wes iso mendakke motor karo setang bunder
sudah bisa membedakan motor dengan setang bundar (mobil)
senengane pendak bengi dijak muter-muter
senangnya pergi malam diajak muter-muter
mangkat dugem muleh muleh uwis podo kluwer
pergi dugem pulang-pulang sudah ‘melingkar’

iki critane cah enom model jaman saiki
ini ceritanya anak muda model jaman sekarang
nek pacaran uwes ra tau jenenge nganggo ati
kalau pacaran sudah tidak pernah menggunakan hati
sing penting metu duwite karo gelem ngragati
yang penting keluar uangnya dan mau mengurusi
rupo ra mbejaji mesti wes akeh sing nggoleki
wajah tidak ada artinya mesti sudah banyak yang mencari

witing tresno jalaran soko kulino
cinta tumbuh karena terbiasa
ojo mung ngumbar tresno, mergo kepingin bondo
jangan hanya mengumbar cinta karena ingin harta
iki pengalamane uripku, ditipu karo mantan pacarku
ini pengalaman hidupku, ditipu oleh mantan pacarku
jare dekne sayang karo aku, mergo kalah bondo kowe mlayu
katanya dia sayang denganku, karena kalah harta kamu pergi

mergo aku kalah rupo, aku kalah bondo
karena aku kalah wajah, aku kalah harta
saiki kowe lungo ninggalke awakku
sekarang kamu pergi meninggalkan diriku
ngopo kowe tego, jarene kowe setio
kenapa kamu tego, katanya kamu setia
jebul mung kecu, dasare astuti
ternyata hanya omong kosong, dasarnya astuti

senadyan aku mung nduwe motor rudo loro
meskipun aku hanya punya motor roda dua
sandanganku ndeso ora koyo wong kutho
pakaianku ndeso tidak seperti orang kota
nanging kabeh tak entokke mergo aku kerjo
tapi semua ku dapatkan karena aku kerja
ora sitik sitik njaluk bondone wong tuo
tidak sedikit-sedikit minta hartanya orang tua

ra popo saiki kowe ninggal aku lungo
tidak apa-apa sekarang kamu pergi meninggalkanku
siso siso tresnamu bakal tetap tak jogo
sisa-sisa cintamu bakal tetap ku jaga
ora sak lawase wong urip kuwi ning ngisor
tidak selamanya orang hidup itu berada di bawah
yen pancen wayahe mesti ngerasakke penake
jika sudah waktunya pasti merasakan enaknya

duwe paras ayu senengane kok ngeju
punya wajah cantik senengannya kok nipu
opo ra eman karo awakmu
apa tidak eman dengan tubuhmu
aku ra bakal nguber welasmu
aku tidak akan mengejar cintamu
senadyan rentet tangismu kanggo sliramu
meskipun rentet tangismu untuk diriku

dasare kowe kimcil, sifatmu pancen labil
dasarnya kamu kimcil, sifatmu memang labil
mikirke kowe nggawe rusak pikiran
memikirkan kamu membuat rusak pikiran
atiku wis tatu mergo dapurmu
hatiku sudah terluka karena dapurmu
cukup sepisan kenal karo awakmu
cukup sekali kenal dengan dirimu

mergo aku kalah rupo, aku kalah bondo
karena aku kalah wajah, aku kalah harta
saiki kowe lungo ninggalke awakku
sekarang kamu pergi meninggalkan diriku
ngopo kowe tego, jarene kowe setio
kenapa kamu tego, katanya kamu setia
jebul mung kecu, dasare astuti
ternyata hanya omong kosong, dasarnya astuti

mergo aku kalah rupo, aku kalah bondo
karena aku kalah wajah, aku kalah harta
saiki kowe lungo ninggalke awakku
sekarang kamu pergi meninggalkan diriku
ngopo kowe tego, jarene kowe setio
kenapa kamu tego, katanya kamu setia
jebul mung kecu, dasare astuti
ternyata hanya omong kosong, dasarnya astuti

Video klip versi Via Vallen:

Versi Bayu G2B:



Salam melipir!

Loading...
Tema yang berhubungan: , , ,

Reply