no comments

Arti Lirik Dan Terjemahan Lagu Suket Teki

“Suket Teki” dapat dibilang sebagai salah satu lagu paling populer yang pernah dibawakan oleh Didi Kempot, penyanyi campursari pria asal Solo, Jawa Tengah. Lihat saja, hampir di semua acara-acara live show, lagu ini pasti lantang ikut dinyanyikan oleh para penonton yang hadir. Liriknya cukup sedih, bercerita tentang seseorang yang ditinggalkan oleh orang yang dicintainya. Apesnya lagi, orang tersebut sama sekali tidak mau mengaku kalau ia salah, sehingga ia yakin kalau sudah tidak ada harapan lagi bagi mereka untuk bersama kembali. Didi Kempot menggambarkannya sebagai seseorang yang menanam padi, namun yang tumbuh justru ilalang alias rumput teki.

Bersama dengan lagu “Dalan Anyar”, lagu ciptaan Didi Kempot sendiri ini lumayan laris dibawakan oleh penyanyi-penyanyi lain dalam bentuk dangdut koplo. Mungkin sudah tidak terhitung lagi jumlahnya. Beberapa artis dangdut koplo seperti Nella Kharisma dan Via Vallen juga pernah membawakannya.

Berikut ini terjemahan lirik lagu “Suket Teki” dalam bahasa Indonesia. Versi teks lagu yang digunakan adalah versi aslinya dari Didi Kempot. Beberapa bagian terjemahan lirik mungkin mengalami penyesuaian untuk mempermudah pemahaman mengenai arti lagu yang bersangkutan. Untuk video klip dari beberapa versi penyanyi dapat dilihat di bagian artikel ini. Selamat bernyanyi!

aku tak sing ngalah
aku yang akan mengalah
trimo mundur timbang loro ati
lebih baik mundur daripada sakit hati
tak oyako wong kowe wis lali
(meski) ku kejar kamu sudah lupa
ora bakal bali
tidak akan kembali

paribasan awak urip kari balong lilo tak lakoni
ibarat badan hidup tinggal tulang rela ku jalani
jebule janjimu, jebule sumpahmu ra biso digugu
ternyata janjimu, ternyata sumpahmu tidak bisa dipercaya

wong salah ora gelem ngaku salah, suwe-suwe sopo wonge sing betah
orang salah tidak mau mengaku salah, lama-lama siapa orang yang akan betah
mripatku uwis ngerti sak nyatane, kowe selak golek menangmu dewe
mataku sudah tahu kenyataannya, kamu hanya mau menang sendiri
tak tandur pari jebul thukule malah suket teki
ku tanam padi ternyata yang tumbuh malah rumput teki

paribasan awak urip kari balong lilo tak lakoni
ibarat badan hidup tinggal tulang rela ku jalani
jebule janjimu, jebule sumpahmu ra biso digugu
ternyata janjimu, ternyata sumpahmu tidak bisa dipercaya

wong salah ora gelem ngaku salah, suwe-suwe sopo wonge sing betah
orang salah tidak mau mengaku salah, lama-lama siapa orang yang akan betah
mripatku uwis ngerti sak nyatane, kowe selak golek menangmu dewe
mataku sudah tahu kenyataannya, kamu hanya mau menang sendiri
tak tandur pari jebul thukule malah suket teki
ku tanam padi ternyata yang tumbuh malah rumput teki

wong salah ora gelem ngaku salah, suwe-suwe sopo wonge sing betah
orang salah tidak mau mengaku salah, lama-lama siapa orang yang akan betah
mripatku uwis ngerti sak nyatane, kowe selak golek menangmu dewe
mataku sudah tahu kenyataannya, kamu hanya mau menang sendiri
tak tandur pari jebul thukule malah suket teki
ku tanam padi ternyata yang tumbuh malah rumput teki

oh tak tandur pari jebul thukule malah suket teki
oh ku tanam padi ternyata yang tumbuh malah rumput teki

Video klip versi asli Didi Kempot:

Baca juga  Lirik Dan Terjemahan Lagu Terhalang Restu Agomo

Versi Nella Kharisma:

Yang ini bukan rilisan resmi sih, tapi Via Vallen di sini nggemesin banget :p

Oh ya, ngomong-ngomong, di lagu “Ditinggal Rabi” ciptaan NDX A.K.A, juga sempat disinggung peribahasa yang sama, “mbiyen tak tandur pari, tukule suket teki”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “dulu ku tanam padi, tumbuhnya rumput teki”. Cukstaw aja sih.

Kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di situs-situs sebelah 🙂



Salam melipir!

Loading...

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.