Arti Lirik Dan Terjemahan Lagu Mending Pedhot

Single “Mending Pedhot”-nya Pendhoza ini menambah panjang daftar lagu-lagu bertemakan patah hati dan perselingkuhan yang ada di situs Mlipir.Net. Apa mau dikata. Sudah fakta bahwa tema tersebut tidak hanya menarik untuk diulik, melainkan juga banyak yang suka karena banyak juga yang mengalaminya secara pribadi. Dan meski bukanlah lagu baru, tetap saja sampai sekarang masih tetap asyik buat didengerin.

Lirik lagunya sendiri bercerita tentang seseorang yang cintanya kandas karena dikhianati oleh pasangannya. Sejuta janji yang diucapkan oleh kekasihnya ternyata palsu belaka. Ia sendiri sebenarnya sudah tahu bahwa selama ini orang yang ia cintai berbohong kepadanya, namun akal sehatnya tertutup oleh cintanya yang setengah mati pada sang kekasih. Kini ia pun mengambil keputusan. Daripada terus menerus tersakiti, lebih baik putus saja dan mencari cinta yang lain.

Terjemahan Lirik Lagu Pendhoza – Mending Pedhot

Berikut ini lirik lagu “Mending Pedhot” yang diciptakan oleh Pendhoza serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Versi teks yang digunakan adalah versi Pendhoza. Beberapa bagian lirik mungkin mengalami perubahan untuk menyesuaikan dengan makna lagu yang bersangkutan. Beberapa versi video klip (jika ada) dapat disimak di bagian akhir artikel. Selamat bernyanyi!

janji janji janji marang awakku
janji janji janji janji kepada diriku
nyatane mung palsu palsu seko lambemu
nyatanya hanya palsu palsu dari bibirmu
sakjane aku ngerti koe kui mung ngapusi
sebenarnya aku tahu kamu itu hanya berbohong
nanging opo awak iki iseh tresno setengah mati
tapi apadaya aku ini masih cinta setengah mati

aduh puyeng sirah iki (sirah iki)
aduh pusing kepala ini (kepala ini)
mubeng ra karuen
berputar tidak karuan
mikirke koe cah ayu (cah ayu)
memikirkan kamu wanita cantik (wanita cantik)
sing nggawe pikiran
yang membuat pikiran
ning ngopo kok koyo ngene, mben dino tok sepeleke
kenapa kok seperti ini, setiap hari kamu sepelekan

opo ora mikir koe ki sing tak tresnani
apa tidak berpikir kamu ini yang ku cintai
opo uwes lali koe ki sing tak enteni
apa sudah lupa kamu ini yang ku tunggu
nanging kabeh janji kui wis ora terbukti
tapi semua janji itu sudah tidak terbukti
mung nglarani ati, pasrah karo sing Ilahi
hanya menyakiti hati, pasrah kepada Sang Ilahi

uwes cukup cukup cukup anggonmu leh sandiworo
sudah cukup cukup cukup tingkahmu bersandiwara
nek pancen ra tresno tresno luwih becik koe lungo
jika memang tidak cinta cinta lebih baik kamu pergi
ra iso tepo sliro, gawe atiku nelongso
tidak bisa tenggang rasa, membuat hatiku merana
mending pedot wae, golek tresno sing liyane
lebih baik putus saja, cari cinta yang lain

aku trimo pedot senajan rasane abot
aku terima putus meskipun rasanya berat
wes bacut kuciwo amung gawe aku loro
sudah terlanjur kecewa, hanya membuat aku sakit
ati wes ra biso neruske dalane crito
hati sudah tidak bisa meneruskan jalannya cerita
marang koe cah ayu mergo janji palsumu
kepada kamu wanita cantik, karena janji palsumu

wes cukup semene anggonku nyanding awakmu
sudah cukup di sini aku mendampingi dirimu
senajan rasa tresno iseh ono mring sliramu
meskipun rasa cinta masih ada kepada dirimu
saiki koe lungo seko adohing mripatku
sekarang kamu pergi menjauh dari mataku
aku kudhu kuat senajan pisahan ro awakmu
aku harus kuat meskipun berpisah dengan dirimu

ibarat tibo tasih ketiban ondo
ibarat jatuh masih tertimpa tangga
wes loro tambah di sio-sio
sudah sakit tambah disia-sia
opo koe kui wes ora mikir
apa kamu itu sudah tidak berpikir
timbang ngrasa’ke tresnomu aku trimo sumingkir
daripada merasakan (sakitnya) cintamu, aku terima menyingkir

janji janji janji marang awakku
janji janji janji janji kepada diriku
nyatane mung palsu palsu seko lambemu
nyatanya hanya palsu palsu dari bibirmu
sakjane aku ngerti koe kui mung ngapusi
sebenarnya aku tahu kamu itu hanya berbohong
nanging opo awak iki iseh tresno setengah mati
tapi apadaya aku ini masih cinta setengah mati

uwes cukup cukup cukup anggonmu leh sandiworo
sudah cukup cukup cukup tingkahmu bersandiwara
nek pancen ra tresno tresno luwih becik koe lungo
jika memang tidak cinta cinta lebih baik kamu pergi
ra iso tepo sliro, gawe atiku nelongso
tidak bisa tenggang rasa, membuat hatiku merana
mending pedot wae, golek tresno sing liyane
lebih baik putus saja, cari cinta yang lain

Video klip versi Pendhoza:

PENDHOZA - MENDING PEDHOT - Official Video

PENDHOZA - MENDING PEDHOT - Official Video

Oke, kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di Google atau di situs-situs sebelah 🙂



Salam melipir!