alur cerita film the witch part 1 subversion

Alur Cerita Film The Witch Part 1: Subversion (2018) | Balas Dendam Penyihir Cilik Hasil Rekayasa Genetik

“The Witch Part 1: Subversion” adalah film horor laga asal Korea Selatan yang banyak mendapat pujian.

Saya sendiri jujur baru mengetahui eksistensinya belakangan ini. Setelah berita hadirnya “The Witch Part 2: The Other One” merebak.

Bintang utamanya adalah Kim Da-Mi, yang pada tahun 2020 lalu bermain dalam serial drakor populer “Itaewon Class”.

Lantas seperti apakah ceritanya? Layakkah untuk ditonton?

Simak yuk alur cerita film The Witch Part 1: Subversion beserta review singkatnya di bawah ini untuk tahu jawabannya.

Sekilas Tentang

poster film the witch part 1 subversion
poster film the witch part 1 subversion

Seorang siswa sekolah menengah dengan amnesia mencoba mengungkap apa yang telah terjadi padanya.

Semua membawanya ke masalah yang lebih dalam akhirnya mengungkapkan kegelapan yang tidak bisa dia bayangkan.

Tanggal Rilis: 27 Juni 2018
Durasi: 2 jam 5 menit
Sutradara: Park Hoon-jung
Produser: Park Hoon-jung, Yeon Young-sik
Penulis Naskah: Park Hoon-jung
Produksi: Gold Moon Film Production
Pemain: Kim Da-mi, Jo Min-su, Choi Woo-shik, Park Hee-soon

Sinopsis / Alur Cerita The Witch Part 1

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Insiden berdarah terjadi di sebuah laboratorium misterius yang sepertinya menggunakan anak-anak sebagai bahan eskperimen.

Hampir semua tewas dalam kejadian tersebut.

Seorang gadis kecil berusia 8 tahun yang belakangan diketahui bernama Koo Jayoon (diperankan oleh Kim Ha-Na) adalah salah satu yang berhasil lolos dan kabur meninggalkan TKP.

Dr. Baek (diperankan oleh Jo Min-su), kepala laboratorium, memerintahkan Mr. Choi (diperankan oleh Park Hee-soon) untuk menghentikan pencarian. Ia yakin anak tersebut tidak akan bertahan lama di tengah hutan.


Mr. Goo (diperankan oleh Choi Jung-woo) menemukan Jayoon tak sadarkan diri di dekat rumah peternakannya.

Bersama istrinya (diperankan oleh Oh Mi-hee), ia memutuskan untuk merawat dan mengadopsi Jayoon.


10 tahun berlalu. Jayoon (diperankan oleh Kim Da-Mi) kini hidup normal bersama orangtua angkatnya.

Pun begitu ia sama sekali tidak ingat dengan masa lalunya.

cuplikan film the witch part 1
cuplikan film the witch part 1

Mrs. Goo sendiri mulai menunjukkan gejala awal demensia.

Sementara itu, penurunan harga ternak membuat keluarga Goo kesulitan masalah keuangan.

Mr. Goo terpaksa menjual sebagian ternaknya untuk bisa menghidupi keluarga serta ternak-ternaknya yang lain.

Di sisi lain, Jayoon acap mengalami serangan migrain secara mendadak.


Tahu Jayoon butuh uang, Do Myunghee (diperankan oleh Go Min-Si), sahabatnya, memberitahu adanya kontes menyanyi tingkat nasional dengan hadiah utama yang cukup besar.

Jayoon pun memutuskan untuk ikut audisi walau sama sekali tidak punya pengalaman bernyanyi.

Suara Jayoon rupanya lumayan bagus.

Namun yang mengejutkan, usai bernyanyi ia menunjukkan kemampuan telekinesis dengan membuat mikrofon melayang.

Meski membuatnya lolos, Mr. dan Mrs. Goo tampak khawatir dengan keselamatan Jayoon pasca mengetahui hal itu.

Berbeda dengan Myunghee yang woles.


Jayoon ditemani Myunghee pergi ke Seoul untuk mengikuti babak kedua dari kontes menyanyi.

Dalam perjalanan, Myunghee pede Jayoon bakal menang dan jadi artis.

Belum apa-apa ia sudah bercita-cita untuk jadi manajer Jayoon.

jalan jalan ke seoul
jalan jalan ke seoul

Keduanya lalu bertemu dengan seorang pria yang mengaku sudah lama mengenal Jayoon.

Belakangan diketahui sebagai penyihir pria (diperankan oleh Choi Woo-sik), salah satu anak yang ada di laboratorium bersama Jayoon dulu.


Audisi babak kedua yang disiarkan di televisi nasional membuat Dr. Baek dan Mr. Choi mengetahui eksistensi Jayoon.

Mereka pun berniat untuk menangkapnya kembali.


Jayoon lolos ke babak perempat final.

Produser Kim berpesan agar Jayoon menampilkan kembali aksi ‘sihirnya’ di babak berikutnya nanti.


Terungkap bahwa Jayoon mengalami sakit keras. Ia hanya punya waktu sekitar 1 bulan lagi untuk hidup.

Dan satu-satunya jalan untuk menyembuhkan adalah dengan melalui operasi transplantasi sumsum tulang belakang orangtua kandung.

Saat hendak pulang, Jayoon dan Myunghee dicegat oleh anak buah Dr. Baek.

Untunglah mereka masih bisa lolos.


Keluar dari stasiun, Jayoon bertemu dengan penyihir pria.

Ia memperingatkan agar Jayoon cepat pulang karena ada sesuatu yang mengancam kedua orangtuanya.

Khawatir, Jayoon mengajak Myunghee buru-buru pulang ke rumahnya. Ia juga meminta Myunghee menghubungi ayahnya, opsir polisi Do (diperankan oleh Kim Byeong-ok), dan meminta tolong mengecek rumah keluarga Goo.


Do dan rekannya tiba di rumah Jayoon. Ada mobil yang ditumpangi penyihir pria di sana.

Mereka lalu mendatangi mobil penyihir pria dan meminta ditunjukkan identitas.


Jayoon dan Myunghee tiba di rumah. Hanya ada mobil patroli ayah Myunghee di sana.

Ternyata tidak ada yang terjadi. Do dan rekannya sedang asik ngobrol dengan Mr. Goo di dalam rumah.


Penyihir pria bersama tiga rekannya membunuh direktur Go (diperankan oleh Kwon Tae-Won) beserta anggota keluarganya. Mereka juga membakar habis rumahnya.

Go adalah peneliti gen nasional yang sempat diajak kembali bekerjasama dengan Dr. Baek. Karena menolak, maka ia pun dibunuh.

Aksi Dr. Baek rupanya di luar persetujuan Mr. Choi.

Mr. Choi ingin agar Jayoon dibunuh agar tidak membahayakan mereka di kemudian hari. Sebaliknya, Dr. Baek ingin agar Jayoon ditangkap.


Malam harinya, Jayoon terbangun karena mendapat firasat buruk.

Ternyata benar, anak buah Mr. Choi rupanya telah masuk ke dalam rumahnya. Mereka juga sudah menangkap Myunhee.

Melihat mereka melukai Myunhee, dalam sekejap Jayoon berubah menjadi sosok yang berbeda. Ia memiliki kecepatan dan kekuatan yang melebihi orang biasa.

bisa galak juga
bisa galak juga

Dengan mudah dan tanpa perasaan ia menghabisi mereka satu per satu.

Penyihir pria muncul bersama rekannya, penyihir wanita berambut panjang (diperankan oleh Jung Da-Eun).

Ia mengancam akan membunuh semua orang di kota jika Jayoon tidak mau ikut dengannya.

Mau tidak mau Jayoon mengiyakan. Kepada Myunghee ia berjanji akan segera kembali.


Tahu anak buahnya gagal membunuh Jayoon dan Jayoon sudah dibawa ke laboratorium, Mr. Choi bergegas menyusul ke sana.

Sementara itu, setibanya di laboratorium, Jayoon langsung dibawa ke sebuah ruangan dan diikat di kursi.

Dengan sebuah alat, Dr. Baek mengembalikan ingatan Jayoon. Ia rupanya bisa menjadi seperti sekarang karena telah mengalami modifikasi genetika.

Jayoon adalah salah satu dari sedikit hasil eksperimen yang berhasil. Bahkan yang paling mendekati sempurna di antara lainnya.

Sakit kepala yang selama ini diderita Jayoon sendiri adalah efek dari penyakit yang ia derita.

Dr. Baek lantas memerintahkan anak buahnya untuk menyuntikkan serum berwarna biru yang bisa meredam penyakit Jayoon selama 1 bulan.

Kemampuan Jayoon juga bisa 100% berfungsi.


Penyihir pria memantau apa yang terjadi pada Jayoon dari ruangan lain bersama rekan-rekannya.

Tiba-tiba ia menyadari sesuatu dan bergegas menuju tempat Jayoon berada.


Di luar dugaan Dr. Baek, Jayoon ternyata tidak pernah kehilangan ingatannya.

Ia juga sengaja untuk tertangkap dan dibawa ke laboratorium agar tahu cara menyembuhkan penyakitnya.

Setelah membebaskan diri dengan mudah dan membunuh penjaga di sebelahnya, Jayoon langsung bergerak menuju tempat Dr. Baek berada.

Sembari menodongkan pistol ke arah Dr. Baek, Jayoon memaksanya memberitahu tempat penyimpan serum berwarna biru.


Mr. Choi dan anak buahnya datang. Mereka dihadapi oleh rekan-rekan penyihir pria.

Mr. Choi sendiri berusaha mengejar penyihir pria, namun penyihir pria lebih dulu tiba di tempat Jayoon dan Dr. Baek.

Pertarungan Jayoon versus penyihir pria pun dimulai.

Kekuatan Jayoon ternyata di luar perkiraan penyihir pria.

Saat Jayoon hendak membunuhnya, Mr. Choi tiba-tiba muncul dan menyerangnya.

Melihatnya, Dr. Baek memerintahkan agar Mr. Choi segera menembak kepala mereka agar mati.

Mr. Choi merespon dengan membunuh Dr. Baek.

Penyihir wanita berambut panjang datang dan menyerang Mr. Choi.

Walau Mr. Choi bisa mengalahkannya, namun kemudian ia dapat giliran untuk tewas di tangan Jayoon.

Penyihir wanita tiba-tiba menyerang Jayoon. Meski sempat tertusuk pisau, Jayoon dengan mudah membunuh penyihir wanita.

Penyihir pria mencoba memanfaatkan momen untuk membunuh Jayoon. Sayang ia pun tidak kuasa menghadapinya.

Sebelum mati, penyihir pria memberitahu dimana serum biru disimpan.


Jayoon menemui Mr. Goo di rumah sakit.

Ia menyerahkan beberapa serum biru untuk Mrs. Goo agar penyakit demensianya bisa diperlambat.

Jayoon sendiri hanya membawa dua buah serum sebagai bekal.

Tak disangka, Mr. Goo ternyata sudah tahu Jayoon bukanlah anak biasa. Banyak binatang ternak yang dibunuh olehnya saat kecil dulu.

Ia sempat ingin mengusirnya, namun dicegah oleh Mrs. Goo. Mrs. Goo yakin apabila Jayoon dirawat dengan penuh cinta maka ia bisa jadi orang yang baik.


3 bulan kemudian. Jayoon mendatangi rumah saudari kembar Dr. Baek.

Jayoon rupanya berniat untuk meminta obat permanen bagi penyakitnya.

Seorang wanita dengan wajah penuh luka muncul di samping Jayoon.

Dengan tenang Jayoon mengatakan akan membunuhnya jika berani menyentuh dirinya.

Penutup

Itu tadi sinopsis atau alur cerita dari film The Witch Part 1. Yang garis besar ceritanya SANGAT mirip dengan “Firestarter“.

Kekuatan super hasil modifikasi genetik? Checked.

Ada organisasi yang melakukan eksperimen rahasia? Checked.

Eksistensi ketahuan gegara bikin masalah? Checked.

DIburu oleh anak buah organisasi yang berniat untuk bangkit kembali? Checked.

Anggota organisasi yang berbeda pendapat? Checked.

Tokoh utama tertangkap dan kemudian laboratorium dihancurkan? Checked.

Untuk membedakan, “The Witch Part 1” memang menyelipkan berbagai plot sampingan. Yang sayangnya benar-benar sekedar sampingan yang berlalu begitu saja.

Seperti gejala demensia Mrs. Goo dan kontes menyanyi yang diikuti Jayoon.

Untungnya, skenario yang tidak sepenuhnya orisinil tertutupi oleh akting serta aksi laga yang memukau.

Seru dan masih sangat layak untuk ditonton.

Film “The Witch Part 1: Subversion” ini bisa ditonton secara streaming melalui layanan Viu.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

Oke, kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di Google atau di situs-situs sebelah 🙂

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.