alur cerita film alone 2007

Alur Cerita Film Alone (2007) | Teror Saudara Kembar Bikin Tubuh Gemetar

“Alone” adalah film asal Thailand yang dirilis pada tahun 2007 silam.

Termasuk salah satu judul dalam genre horor di negara Gajah Putih yang direkomendasikan untuk ditonton.

Pemeran utamanya adalah Marsha Vadhanapanich, penyanyi pop blasteran Thailand Jerman.

Lantas seperti apakah ceritanya? Benarkah seseram itu? Layakkah untuk ditonton?

Simak yuk alur cerita film Alone beserta review singkatnya di bawah ini untuk tahu jawabannya.

Sekilas Tentang

poster film alone
poster film alone

Kembar siam yang telah meninggal kembali menghantui saudari yang masih hidup.

Tanggal Rilis: 29 Maret 2007
Durasi: 1 jam 35 menit
Sutradara: Banjong Pisanthanakun, Parkpoom Wongpoom
Produser: Yongyoot Thongkongtoon, Yodphet Sudsawad, Mingmongkol Sonakul
Penulis Naskah: Banjong Pisanthanakun, Sophon Sakdaphisit, Parkpoom Wongpoom, Aummaraporn Phandintong
Produksi: Dedicate Ltd., GMM Grammy, Phenomena
Pemain: Marsha Vadhanapanich

Sinopsis / Alur Cerita Alone

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Di hari ulang tahunnya, Pim (diperankan oleh Marsha Vadhanapanich) diramal akan didatangi oleh orang dari masa lalunya yang menagih janji Pim kepadanya.

Pim sendiri hidup bersama suaminya, Wee (diperankan oleh Vittaya Wasukraipaisan), di sebuah apartemen di Korea Selatan. Wee adalah penderita diabetes.

Malamnya, Pim mendapat kabar bahwa ibunya (diperankan oleh Ruchanu Boonchooduang) yang berada di Thailand mengalami stroke dan tengah dirawat di rumah sakit.

Pim dan Wee pun memutuskan untuk pulang melihat kondisi ibu Pim.


Terungkap bahwa Pim memiliki saudari kembar dempet bernama Ploy.

Sempat menjalani hidup bersama hingga remaja, pada akhirnya operasi pemisahan tubuh keduanya mengalami kegagalan.

Pim selamat, namun Ploy meninggal dunia. Insiden itu membuat Pim merasa bersalah.


Karena ibunya masih koma dan belum bisa menjalani operasi, Pim dan Wee untuk sementara tinggal di rumah Pim.

Kenangan masa lalu bersama Ploy otomatis terputar kembali di benak Pim.

cuplikan film alone
cuplikan film alone

Tidak hanya itu, Pim mulai mengalami halusinasi dan melihat penampakan sosok Ploy.


Ibu Pim tersadar. Namun melihat Pim di sampingnya, ia justru tampak ketakutan.

Belakangan, dari Noi, asisten rumah tangga di rumah Pim, diketahui bahwa ibu Pim memang beberapa kali terlihat ketakutan akan sesuatu.


Intensitas teror dari Ploy semakin meningkat. Bahkan sampai membuat Pim terluka.

diikuti makhluk gaib
diikuti makhluk gaib

Pim mencoba menceritakannya pada Wee, namun Wee tidak percaya.

Wee justru memanggil temannya, Danai, seorang psikiater, untuk memeriksa Pim.

Pim kesal dan buru-buru pergi dari rumah dengan mengendarai mobil.

Tanpa sengaja ia menabrak anjingnya, Lucky, hingga tewas.


Kematian Lucky membuat Pim mau diperiksa oleh Danai.

Danai meyakinkannya bahwa Wee memanggilnya karena ia benar-benar khawatir terhadap Pim.

Dalam sesi konsultasi, terungkap bahwa Pim dan Ploy memiliki kepribadian yang jauh berbeda.

Pim adalah orang yang lembuh dan perhatian. Sedang Ploy adalah sosok yang dingin dan kasar.

Pasca konsultasi, Danai memberitahukan hasil diagnosanya pada Wee.

Yaitu bahwa kejadian di masa lalu Pim dan rasa bersalah, yang dipicu oleh kembalinya Pim ke Thailand, membuatnya kini mengalami halusinasi.


Dalam kilas balik, Pim (diperankan oleh Hatairat Egereff) dan Ploy (diperankan oleh Rutairat Egereff) yang masih remaja rupanya jatuh cinta pada pria yang sama.

Pria tersebut adalah Wee (diperankan oleh Namo Tongkumnerd), sesama pasien di rumah sakit.

Mengetahui Wee lebih menyukai Pim membuat Ploy cemburu.

Ketika Wee keluar dari rumah sakit dan hendak bertemu Pim untuk terakhir kalinya, Ploy sama sekali tidak mau beranjak.

Ia pun kemudian menitipkan ilustrasi wajah Pim pada perawat.

Ulah Ploy membuat Pim kesal dan meminta agar mereka dipisahkan. Ploy sendiri tidak menginginkan hal itu terjadi.


Untuk kesekian kali, Pim melihat sosok Ploy.

tbl tbl tbl
tbl tbl tbl

Dan untuk kesekian kalinya pula, Danai berusaha meyakinkan bahwa itu hanyalah halusinasi Pim belaka.

Ia meminta agar Pim berhenti menyalahkan dirinya sendiri. Ia yakin setelah itu Pim tidak akan lagi ‘diteror’ oleh sosok Ploy.


Wee ketularan diteror oleh Ploy.

Namun itu membuatnya tanpa sengaja menemukan gambar ilustrasi wajah Pim yang disembunyikan di bawah tempat tidur.

Padahal Pim dulu mengaku bahwa gambar tersebut telah dirobek oleh Ploy.

Saat dikonfrontasi, Pim akhirnya memberitahu Wee bahwa dulu Ploy mencintai Wee.


Teror Ploy berujung pada Pim yang harus dibawa ke UGD.

Sembari Pim dirawat, Wee pergi menjenguk ibu Pim.

Tanpa disangka, ibu Pim tiba-tiba tersadar dan memberitahu bahwa yang selama ini dikira Wee sebagai Pim ternyata adalah Ploy.

Ploy bahkan kemudian membunuh ibunya setelah tahu kondisinya semakin membaik.

Ia takut ibunya bakal memberitahu yang sebenarnya pada Wee.

Dalam kilas balik, Ploy mencekik Pim hingga tewas setelah Pim meminta tubuh mereka dipisahkan.

Ploy mendadak sadar akan ulahnya dan buru-buru memanggil ibunya.

Demi menyelamatkan Ploy, mau tidak mau operasi pemisahan tubuh tetap dilakukan.

Ibu Ploy sendiri sejak kejadian itu sama sekali tidak mau berbicara dengannya.

Begitu mengetahui semua itu, Wee berniat untuk berpisah dengan Ploy.

Alih-alih menerima, Ploy memukulnya hingga tak sadarkan diri. Lantas menyekap Wee.

auto jadi psikopat setelah pakai kacamata
auto jadi psikopat setelah pakai kacamata

Kedatangan Noi untuk mengambil ponselnya yang tertinggal membuat perhatian Ploy teralihkan.

Wee memanfaatkan kesempatan tersebut melepaskan ikatannya dan kabur.

Untuk memancing Wee keluar dari persembunyiannya, Ploy mengancam akan membakar rumah tersebut.

Mendengarnya, Wee pun muncul dan menyerang Ploy.

Keduanya lantas sama-sama terjatuh dari lantai 2. Apesnya, pemantik api yang dibawa Ploy juga ikut terjatuh ke lantai dan mulai membakar rumah yang lantainya kebetulan terbuat dari kayu.

Setelah sempat melanjutkan pertarungan, Wee berhasil menjatuhkan lemari hingga menimpa Ploy. Ia lalu keluar dari rumah dengan selamat.

Berbeda nasib dengan Ploy.

Saat hendak menyelamatkan diri, hantu Pim muncul dan menahannya. Ploy pun tewas terbakar.

Penutup

Itu tadi sinopsis atau alur cerita dari film Alone. Yang memberikan plot klise dari film berpremis saudara kembar.

Dengan twist yang sudah bisa diperkirakan sejak awal, laju perkembangan alur cerita yang banyak berkutat pada teror yang dialami Ploy membuatnya agak membosankan di beberapa bagian.

Tidak jauh berbeda dengan “The Other Wife“.

Apalagi unsur horor dari “Alone” sendiri terbilang biasa saja. Tidak ada jump scare yang benar-benar istimewa. Terlebih bikin tidak bisa tidur atau terngiang-ngiang di pikiran.

Konsep maju mundur dengan frekuensi kilas balik tinggi awalnya masih bisa diikuti. Sayang semakin ke belakang semakin berantakan dan terkesan asal disempalkan.

Tidak buruk, namun juga tidak spesial. Boleh lah sebagai perkenalan ke dunia film horor Thailand.

Film “Alone” ini bisa ditonton secara streaming melalui layanan iTunes.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

Oke, kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di Google atau di situs-situs sebelah 🙂

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.