Arti Lirik Dan Terjemahan Lagu Panyuwunku

Sedang cari-cari referensi yang lebih lengkap dari lirik lagu “Panyuwunku”-nya Laddy Wijaya, eh malam nemu single lama dengan judul serupa dari Via Vallen. Lebih sip pula. Jadi kita bahas yang versi doi dulu aja deh, sambil nunggu video klip punya Laddy yang volume vokalnya lebih jelas dan gak kalah sama musiknya, supaya bisa lebih jelas juga liriknya seperti apa.

Eniwei, lirik lagu versi Via Vallen bercerita tentang seorang wanita yang suaminya pergi begitu saja meninggalkannya. Tidak ada kabar berita pula. Ia mempertanyakan masa-masa indah mereka dulu, terutama pada saat melangsungkan pernikahan, apakah memang tidak ada artinya bagi sang suami. Kendati demikian, ia masih berharap agar suatu saat suaminya itu akan kembali lagi kepadanya. Entah kapan.

Terjemahan Lirik Lagu Via Vallen – Panyuwunku

Berikut ini lirik lagu “Panyuwunku” serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Versi teks yang digunakan adalah versi Via Vallen. Beberapa bagian lirik mungkin mengalami perubahan untuk menyesuaikan dengan makna lagu yang bersangkutan. Beberapa versi video klip (jika ada) dapat disimak di bagian akhir artikel. Selamat bernyanyi!

sepuluh tahun wes kepungkur
sepuluh tahun sudah berlalu
ati iki rasane wes ajor
hati ini rasanya sudah hancur
yen eling tresnamu wes kabur
jika teringat dirimu (yang) sudah kabur
kabur kanginan koyo manuk mabur
kabur tertiup angin seperti burung terbang

opo ra kelingan kolo semono
apa tidak ingat jaman dulu
kowe ngucap janji setyo
kamu mengucap janji setia
naliko dadi rojo sedino
ketika menjadi raja sehari
ora ngiro yen saiki kowe cidro
tidak mengira jika sekarang kamu melukai

wengi iki sineksen mbulan ndadari
malam ini disaksikan bulan purnama
aku tansah nyenyuwun mring Gusti
aku masih meminta kepada Tuhan
mugo mugo kowe ora lali janji
semoga kamu tidak lupa janji
panyuwunku gek enggalo bali
permintaanku segeralah kembali

opo ra kelingan kolo semono
apa tidak ingat jaman dulu
kowe ngucap janji setyo
kamu mengucap janji setia
naliko dadi rojo sedino
ketika menjadi raja sehari
ora ngiro yen saiki kowe cidro
tidak mengira jika sekarang kamu melukai

wengi iki sineksen mbulan ndadari
malam ini disaksikan bulan purnama
aku tansah nyenyuwun mring Gusti
aku masih meminta kepada Tuhan
mugo mugo kowe ora lali janji
semoga kamu tidak lupa janji
panyuwunku gek enggalo bali
permintaanku segeralah kembali
panyuwunku gek enggalo bali
permintaanku segeralah kembali

Video klip versi Via Vallen:

Oke, kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di Google atau di situs-situs sebelah :)



Salam melipir!

OK Google, tema yang berhubungan: , ,