Arti Lirik Dan Terjemahan Lagu Kidung Wahyu Kolosebo

Sejak dibawakan oleh Irenne Ghea Monderela pada bulan September lalu, belakangan “Kidung Wahyu Kolosebo” jadi naik daun. Tembang yang liriknya menceritakan tentang saat dimana seseorang menghadap kepada Tuhan ini secara pribadi memang mampu membuat saya terbius dan seolah larut di dalam barisan kata-katanya. Mungkin teman-teman yang lain juga merasakan hal yang sama. Mengadap Tuhan di sini dalam artian beribadah atau berdoa kepada-Nya ya, bukan berarti momen di saat kita meninggal dunia.

“Kolosebo” merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “Kolo” dan “Sebo”. “Kolo” berarti masa atau waktu, sedang “Sebo” berarti menghadap. Dengan demikian, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, judul “Kidung Wahyu Kolosebo” sendiri berarti “Tembang Petunjuk Saat MenghadapNya”.

Nah, dari sekian banyak penyanyi yang telah mengcovernya, ada dua versi yang saya suka: Nella Kharisma dan Eny Sagita. Yang pertama karena mampu membuat lagu ini terasa anggun, sedang yang kedua feel-nya benar-benar terasa (baca: bikin merinding). Kalau harus memilih, yang disebut belakangan juara di hati saya. Setidaknya karena video klipnya diproduksi paling niat. Ada penampakan genderuwonya segala pula, hehehe.

Terjemahan Lirik Lagu Donna Jello – Kidung Wahyu Kolosebo

Berikut ini lirik lagu “Kidung Wahyu Kolosebo” yang diciptakan oleh Sri Narendra Kalaseba serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Versi teks yang digunakan adalah versi Eny Sagita. Beberapa bagian lirik mungkin mengalami perubahan untuk menyesuaikan dengan makna lagu yang bersangkutan. Beberapa versi video klip (jika ada) dapat disimak di bagian akhir artikel. Selamat bernyanyi!

rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
ku jaga diriku dari berbuat nista sekehendak hati
Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
melawan / mengendalikan hawa, hawa (nafsu) yang diliputi angkara
Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
meskipun setan gentayangan masih saja / selalu membuat gangguan
Hinggo pupusing jaman
hingga akhir jaman

Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
sekuat tenaga diriku memadamkan api, bisa (racun), murka
Maper hardening ponco, saben ulesing netro
Mengendalikan panca indera (dalam) setiap kedipan mata
Linambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
dilandasi belas kasih Sang Pemberi Kemulyaan
Sang Hyang Jati Pengeran
Sang Maha Penguasa Sejati

Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
Bertahta di kalbu, samudera pemandu laku
Tumuju dateng Gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
menuju Tuhan, Dzat pemelihara mahkluk
Manunggaling kawulo Gusti, kreteg ati bakal dumadi
bersatu (khusyuk) dengan Tuhan, kehendak hati akan terlaksana
Mukti ingsun tanpo piranti
kejayaanku tanpa syarat

Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
menyebar di sukma madu sari perwita
Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
beraneka warna prada, membangun diri yang sempurna
Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
sengkala pasti musnah, malapetaka nyata hilang
Tyasing roso mardiko
menimbulkan rasa merdeka

Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
semoga karena ucapan pusaka kalimat syahadat
Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
benar benar jadi mustika di dalam jiwa raga
Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
keberuntungan, kemulyaan, kewaskitaan, kesaktian serta kewibawaan
Byar manjing sigro-sigro
byar terwujud dengan segera

Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
ampuh, sepuh, utuh, tidak mempan diteluh
Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
gagah riang gembira merekah di setiap waktu
Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
satria tata sembada, wiratama bagaikan seribu bintang
Kataman wahyu Kolosebo
Ditimpakan wahyu kolosebo

Memuji ingsun kanthi suwito linuhung
aku memuji dengan menghadap Maha Tinggi
Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
lautan bau harum bagai asap dupa berarak
Ginulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
Mengolah niatku yang mengkidung kata-kata luhur
Titahing Sang Hyang Agung
makhluk Sang Maha Agung

Rembesing tresno, tondho luhing netro roso
rembesan kasih sayang tanda air mata rasa
Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
rasa perasaan di hati ibarat air yang suci
Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
diwujutkan japa mantra, terkenal jadi penerang
Palilahing Sang Hyang Wenang
Dengan kuasa Sang Maha Kuasa

Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
sembilan perwujudan dewa, tali kekuatan semesta
Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
abadi memuji di surga
Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
Sang Raja Kolosebo, diwisuda di angkasa
Datan gingsir sewu warso
Tidak akan lengser seribu tahun

Video klip versi Nella Kharisma:

Versi Niken Salindry:

Versi Irenne Ghea Monderela:

Versi Eny Sagita:

Oke, kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di Google atau di situs-situs sebelah :)



Salam melipir!

3 Comments

  1. Agus
    • Mlipir.Net
  2. Onliner