Arti Lirik Dan Terjemahan Lagu Ketampel

Arti Lirik Ketampel, Dewi Zega (Mlipir.Net) — Lagu lawas yang baru belakangan saya dengar. Itu pun bukan versi yang asli, melainkan DJ remix yang agak agak kurang pas. Kaget begitu tahu usianya sudah 2 tahun, kok bisa gak pernah kedengaran gaungnya di telinga, ya, hehehe. Padahal lumayan populer di masyarakat, terbukti dengan banyaknya penyanyi lain yang meng-cover lagu “Ketampel” ini.

Lirik lagunya sendiri bercerita tentang seorang wanita yang gagal mendapatkan cinta pujaan hatinya. Sudah terlanjur memiliki rasa yang dalam dan berangan-angan bersanding dengan pria tersebut, ujung-ujungnya harapan hanya tinggal harapan. Pria tersebut jatuh ke pelukan wanita lain, sementara si wanita hanya bisa meratapi takdirnya. Ia mengumpakan apa yang ia alami dengan orang yang hendak makan, sudah menyuap nasi dan membuka mulut, namun tangannya tersenggol dan lantas nasi tersebut jatuh berserakan di lantai.

Profil Penyanyi

Pernah ikut ambil bagian dalam ajang pencarian bakat Bintang Pantura 4 di Indosiar, Dewi Zega adalah penyanyi asal kota Banyuwangi kelahiran tahun 1989. Meniti karir dari bawah dengan bayaran show pertama hanya Rp 20.000,-, wanita berparas cantik ini kini sudah banyak dikenal publik, khususnya penikmat musik tanah air. Beberapa singlenya yang ngehits di antaranya adalah “Wader Kecepit Watu”, “Sanggupo”, dan “Mati Roso”.

Tentang Single

Single ini dirilis pada tanggal 27 Maret 2019 di kanal Youtube Samudra Music. Hingga saat artikel ini ditulis, baru ada 100 ribu orang lebih yang menonton video klip resminya. Versi live music-nya yang diunggah setahun kemudian bernasib lebih baik dengan raihan 180 ribu orang penonton.

Terjemahan Lirik

Berikut ini lirik lagu “Ketampel” yang diciptakan oleh Koming serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Versi teks yang digunakan adalah versi Dewi Zega. Beberapa bagian lirik mungkin mengalami perubahan untuk menyesuaikan dengan makna lagu yang bersangkutan. Beberapa versi video klip (jika ada) dapat disimak di bagian akhir artikel. Selamat bernyanyi!

sun peluk riko ring ati
ku peluk kamu di hati
pungkasane sing milu nduwe
pada akhirnya tidak ikut memiliki
wis kadung isun kesilep nong welase
sudah terlanjur aku kecantol cintanya
sing kuoso mentas nyang loro
tidak kuasa keluar ke kesakitan

kepilis rasane ati, dong donge riko sing isun nduweni
malu rasanya hati, ujung-ujungnya kamu tidak ku miliki
kepingin bareng selawase, wurung nyanding pujane ati
ingin bersama selamanya, batal menyanding pujaan hati
buru nak muluk ketampel cicir leleran, sing uman welase
baru hendak makan, tersenggol jatuh berserakan, tidak kebagian cintanya
nelongso mung biso nelongso, tugel angen nduweni riko
merana, hanya bisa merana, patah harapan memilikimu

sun peluk riko ring ati
ku peluk kamu di hati
pungkasane sing milu nduwe
pada akhirnya tidak ikut memiliki
wis kadung isun kesilep nong welase
sudah terlanjur aku kecantol cintanya
sing kuoso mentas nyang loro
tidak kuasa keluar ke kesakitan

kepilis rasane ati, dong donge riko sing isun nduweni
malu rasanya hati, ujung-ujungnya kamu tidak ku miliki
kepingin bareng selawase, wurung nyanding pujane ati
ingin bersama selamanya, batal menyanding pujaan hati
buru nak muluk ketampel cicir leleran, sing uman welase
baru hendak makan, tersenggol jatuh berserakan, tidak kebagian cintanya
nelongso mung biso nelongso, tugel angen nduweni riko
merana, hanya bisa merana, patah harapan memilikimu

kepilis rasane ati, dong donge riko sing isun nduweni
malu rasanya hati, ujung-ujungnya kamu tidak ku miliki
kepingin bareng selawase, wurung nyanding pujane ati
ingin bersama selamanya, batal menyanding pujaan hati
buru nak muluk ketampel cicir leleran, sing uman welase
baru hendak makan, tersenggol jatuh berserakan, tidak kebagian cintanya
nelongso mung biso nelongso, tugel angen nduweni riko
merana, hanya bisa merana, patah harapan memilikimu

kepilis rasane ati, dong donge riko sing isun nduweni
malu rasanya hati, ujung-ujungnya kamu tidak ku miliki
kepingin bareng selawase, wurung nyanding pujane ati
ingin bersama selamanya, batal menyanding pujaan hati
buru nak muluk ketampel cicir leleran, sing uman welase
baru hendak makan, tersenggol jatuh berserakan, tidak kebagian cintanya
nelongso mung biso nelongso, tugel angen nduweni riko
merana, hanya bisa merana, patah harapan memilikimu

Video Klip

Berikut ini video klip lagu “Ketampel” official / resmi dari Dewi Zega serta video-video klip dari penyanyi lain yang telah meng-cover / menyanyikannya kembali hingga saat ini (jika ada).

Video klip versi Dewi Zega:

Versi Suliyana:

Versi Anggun Pramudita:

Versi James AP:

Versi Happy Asmara:

Versi Vita Alvia:

Versi Alvi Ananta:

Versi Bella Agustin:

Oke, kami tidak menyediakan link download MP3-nya ya. Silahkan cari di Google atau di situs-situs sebelah :)



Salam melipir!